Selasa, 21 Februari 2017

Apakah yang dimaksud Beda Keyakinan itu? (039)

APAKAH YANG DIMAKSUD BEDA KEYAKINAN ITU?

Banyak orang mengatakan bahwa Agama adalah Keyakinan. Padahal Agama adalah Tata Cara, Kebiasaan atau Tradisi untuk mengekspresikan Rasa Syukur atas Karunia dari Seseorang atau Sekelompok Orang dalam sebuah Daerah, Wilayah, Negara kepada Hyang Maha Kuasa. Dan juga memuja Tuhan sebagai Sang Pencipta, Pemelihara dan Pelembur Kehidupan dan di Alam Semesta ini. 

Agama itu tradisi tentang tata cara memuja Hyang Maha Kuasa. Agama itu adalah jalan menuju Rumah Hyang Maha Kuasa. Agama itu adalah Nama Arah menuju kerumahNya. Jadi Agama adalah Olah Kreasi manusia untuk memvisualisasikan Keyakinannya pada Hyang Maha Kuasa. NAMUN fanatisme yang berlebihan mengaburkan esensi dari Agama sebagai sarana untuk mendekatkan dirinya pada Hyang Maha Kuasa.

Tata Cara, Kebiasaan atau Tradisi ini Kemudian Diberi Nama lalu Diwariskan Turun Temurun yang Awalnya dari Mulut ke Mulut dalam Generasi yang Sama pada Generasi Berikutnya. Lalu di Masyarakat Lahir Berbagai macam cara memuja Tuhan dan mereka para kelompok pemuja Tuhan yang lain ini juga memberi nama tata cara pemujaan kepada Tuhan itu dengan nama lalu diwariskan. 

Yang dipuja itu diberi Sebutan dan itu semua menuju pada Tuhan Yang Esa, NAMUN orang orang dimasyarakat menyebutnya BEDA KEYAKINAN kalo begitu sesungguhnya mereka yakin sama siapa kok bisa berbeda? BUKANKAH yang dipuja Hyang Maha Kuasa? 

Rumah Tuhan hanya 1. Tradisi pemujaNya yang berbeda.
SESUNGGUHNYA yang disebut dengan BEDA KEYAKINAN itu adalah Saya memuja Hyang Maha Kuasa dan ANDA memuja SETAN atau IBLIS atau MATERI (pangkat, kedudukan, harta benda duniawi, orang, lahiriah, kehormatan, trend, dll). 

MEREKA yang Benar Benar BENAR tekun dan.menekuni DUNIA Rohani, Spiritual Widhi (Spritual yang hanya menempatkan Hyang Maha Kuasa diatas segalanya), Spiritual Budhi (Spiritual yang menempatkan Kasih Sayang sebagai Perwujudan Hyang Maha Kuasa, dengan melayani ciptaanNya) TIDAK akan terkecoh, TIDAK akan terpengaruh, TIDAK akan terseret ke dalam jurang kenistaan akibat GAGAL PAHAM tentang Keyakinannya, Bhaktinya, Imannya KEPADA TUHAN HYANG MAHA ESA.

##PONDOK KEHENINGAN ##
@ Ki Dukuh Belog
Minggu, 23102016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar