Selasa, 21 Februari 2017

Debat VS Diskusi (014)

DEBAT vs DISKUSI / DHARMATULA

> Debat Tidak ADA tujuan PASTI selain kemenangan untuk pribadi Si Yang Berdebat.

> Dalam Debat tidak ada Harmoni karena semua ingin menang dan merasa paling benar.

> Debat tidak menghasilkan ke simpulan.

> Debat Kusir cendrung menghasil kan GAP atau Jurang Permusuhan diantara para pesertanya.

> Di dalam Debat hanya pendapat peserta yang mendominasi yang benar.

> Dalam debat literatur sering ngawur dan tidak jelas.

> Debat cendrung mengabaikan etika, norma, tatwa susila, dan kesopanan.

> Debat terbukti menghasilkan orang-orang bertempramen keras, tak mau kalah, negatif, dan provokatif.

> Orang yang suka berdebat (terutama debat kusir) tidak akan pernah mencapai KEBIJAKSANAAN,
   karena unsur Kasih Sayang dalam debat NYARIS NOL PERSEN.

> Orang yang suka berdebat adalah mereka yang tidak memiliki KEKAYAAN HATI yang bernama
    KERENDAHAN HATI.

> Orang yang suka berdebat, SOLUSI itu tidak Penting, yang terpenting EMOSI, karena kemenangan
   dan pengakuan bahwa dia yang paling benar sebagai Tujuan UTAMA.

CATATAN :
> Kebenaran tentang Tuhan dan HakekatNya tidak untuk diper debatkan TAPI didiskusikan.
> Diskusi berbanding TERBALIK dari uraian DIATAS. Dalam diskusi SOLUSI yang paling utama sehingga
   semua pendapat itu benar, dan tidak pernah mengabaikan norma, kesusilaan dan kesopanan.
> DISKUSI melahirkan pribadi yang BIJAKSANA, TENANG, SPIRIT, DAN BERKARAKTER BAIK.
__________________________________
Hidup itu Sederhana Jangan dibuat ribet agar hati tidak Lengket dan Pikiran tidak Mampet.
Hidup itu Singkat Jangan terlalu banyak berdebat, Lebih baik perbanyak berbuat Kebaikan.
Hidup itu Anugerah, Syukuri apa adanya.

PONDOK KEHENINGAN,
 7 Januari 2016
(c) Ki Dukuh Belog

Tidak ada komentar:

Posting Komentar