Selasa, 21 Februari 2017

Menghayati Kasih Tuhan adalah Jalan Kebajikan (029)

MENGHAYATI KASIH TUHAN ADALAH JALAN KEBAJIKAN

Kedekatan diri manusia secara pribadi dengan Tuhan dapat mengangkat derajat manusia (manawa) ke taraf ketuhanan/ ilahi (madawa), tetapi banyak yang tidak mengerti hal ini dan menyia-nyiakan hidupnya. Kasih Tuhan ada dalam diri setiap orang, bahkan disetiap mahluk ciptaan Tuhan yang lain. Namun pada diri manusia, manusia cendrung mengarahkan Kasih Tuhan itu pada tujuan yang mementingkan diri sendiri (egoisme), kasih itu justru menjadi kelekatan yang mengikat manusia itu sendiri.

Tubuh, anggota badan, indera, pikiran, kehendak dan ego hanyalah alat yang melengkapi batin manusia, dan semuanya itu baru berguna bagi manusia itu sendiri jika diarahkan untuk tujuan mencapai kedamaian. Proses ini hanya dapat dicapai oleh manusia yang menumbuhkembangkan Kasih Tuhan dalam dirinya. Kasih Tuhan hanya dapat tumbuh dan berkembang pada manusia yang mampu membiasakan melakukan sesuatu TANPA PAMRIH (tulus ikhlas), yang selalu memberi dan nyaris tidak pernah menerima. SEDANGKAN Kasih duniawi (dunia material) cendrung menerima dan melupakan.

Manusia yang menumbuhkembangkan Kasih Tuhan/ Ilahi (madawa) akan senantiasa memiliki Keselarasan dalam Pikiran, Perkataan dan Perbuatan. Agar senantiasa mencapai Keselarasan dalam Hidup maka senantiasalah UCAPKAN KEBENARAN (sathyam wadham) dan LAKUKAN KEBAJIKAN (dharmam dharma).

PONDOK KEHENINGAN
@ Ki Dukuh Belog
10112016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar