Kita sering terlena
dengan perjalanan hidup yang kita lalui, yang kita lakoni sehingga
banyak hal terabaikan baik disengaja maupun tdk kita sengaja.
Dalam hidup baik dalam ruang lingkup yang kecil sampai yang besar, kita sebagai manusia tidak pernah luput dari kesalahan.
Kesalahan itu tentunya bersifat sengaja ataupun tidak di sengaja yang
mana pastinya kesalahan itu dapat menyebabkan ketidakpuasan atau
ketidakharmonisan sebuah hubungan dilingkungan sekitarnya.
PANCA
WIPARYAYA adalah lima kesalahan yang sering dilakukan manusia tanpa
disadari, sehingga akibatnya menimbulkan kesengsaraan, dendam, kebencian
bahkan menimbulkan hal-hal yang sangat merugikan, baik dalam hubungan
pribadi, berkeluarga maupun bermasyarakat.
PANCA WIPARYAYA terdiri dari :
1. TAMAH artinya selalu mengharapkan, berkeinginan dan mengejar
kenikmatan lahiriah. Kalimat yang sering mendukungnya, " Hidup Hanya
Sekali Ayo Nikmati Saja (Bahasa Bali : Hidupe Wah Acepok Jeg Nikmati
Gen).
2. MOHA artinya selalu mengharapkan, mengupayakan, mengejar
untuk mendapat kekuasaan, kekuatan, kekayaan dan kesaktian batiniah.
Menghalalkan Segala Cara yang penting tercapai.
3. MAHA artinya
selalu mengharapkan agar dapat menguasai, mendapatkan, meraih
kenikmatan, kenyamanan, kesenangan TAMAH dan MOHA.
4. TAMISRA
artinya selalu berharap ingin mengupayakan, mencapai, mendapatkan
kesenangan akhirat, mencapai surga, surga dan SURGA, dengan segala cara.
5. ANDE TAMISRA artinya sangat berduka ATAS KEHILANGAN, KEPERGIAN,
PERPISAHAN, hal yang merupakan keterikatan yang mengikat dari suatu yang
dekat selama hidup.
COD (Celling On Desire atau Membatasi
KEINGINAN adalah Salah Satu Cara untuk Menghindari TERJADINYA
Kesalahan-kesalahan ini. Jika KEINGINAN telah dibatasi maka akan lebih
mudah melakukan Proses Pengendalian Pikiran.
Mari kita mulai dari Hal-hal Kecil dalam diri kita. Rahayu.
PONDOK KEHENINGAN,
1 Oktober 2016
(c) Ki Dukuh Belog
Tidak ada komentar:
Posting Komentar