SAMSKARA (PEMURNIAN)
Seonggok Baja Bekas Onderdil Mobil yang
tak Terpakai Tertancap disudut Sebuah Bengkel Mobil yang nyaris
bangkrut. Seorang pemulung datang ke bengkel itu dan tertarik untuk
membeli onderdil bekas tersebut.
Oleh Pemulung ini Ondedil Bekas
ini Dijual ke Pabrik Baja, dan Pabrik Baja Meleburnya dan Menjadikannya
Serpihan serpihan Kecil Onderdil jam tangan. Kemudian Dirangkai Menjadi
JAM TANGAN yang bernilai Puluhan Juta.
Proses ini Dikenal sebagai SAMSKARA (PEMURNIAN) dimana Seonggok
Onderdil Bekas dari Baja diubah Menjadi Sesuatu yang Berguna Bagi
Masyarakat untuk Menunjukkan Waktu.
Proses Peleburan ini Tentu
dengan Suhu diatas 3500 Derajat Celcius, Ditempa, Dipukul, Dikikir,
Direndam, kemudian Dipotong potong, Dipanaskan lagi Direndam, Diamplas,
dan Sebagainya.
Demikian juga Manusia oleh Hyang Maha Kuasa dapat
diubah menjadi Anggota Masyarakat yang Berbudi Luhur, Berdaya dan
Berhasil Guna, Berbahagia, Berdisiplin Tinggi dengan Menanamkan Pikiran
yang Baik, Perasaan yang Baik, Perbuatan yang Baik dan Emosi yang Baik
dalam Dirinya.
Proses Peleburan pada Manusia dalam Bentuk Sakit,
Penyakit, Penderitaan, Masalah, Pengendalian diri, Perjalanan Rohani,
dan Sebagainya.
Jadi Bahan Sebaik Apapun Kualitasnya kalau tidak Diproses Menjadi Bentuk Lain akan Menjadi Sesuatu yang Tidak Berguna.
Mereka yang Telah Berubah atau yang Telah Mencapai KEMURNIAN Secara
Spontan atau dengan Penuh KESADARAN Menyibukkan Dirinya dalam Tugas
tugas Memajukan KESEJAHTERAAN Umat Manusia.
MEREKA Siap Sedia
Menjadi Pengemban Cita cita Persaudaraan Umat Manusia dengan Alam
Semesta sebagai Ibunya dan Hyang Maha Kuasa sebagai Ayahnya.
Senin, 1 Agustus 2016
PONDOK KEHENINGAN
(c) Ki Belog Ngodog
Tidak ada komentar:
Posting Komentar