Selasa, 21 Februari 2017

Samskara ( Pemurnian) = 079)

SAMSKARA (PEMURNIAN)
Seonggok Baja Bekas Onderdil Mobil yang tak Terpakai Tertancap disudut Sebuah Bengkel Mobil yang nyaris bangkrut. Seorang pemulung datang ke bengkel itu dan tertarik untuk membeli onderdil bekas tersebut.
Oleh Pemulung ini Ondedil Bekas ini Dijual ke Pabrik Baja, dan Pabrik Baja Meleburnya dan Menjadikannya Serpihan serpihan Kecil Onderdil jam tangan. Kemudian Dirangkai Menjadi JAM TANGAN yang bernilai Puluhan Juta.
Proses ini Dikenal sebagai SAMSKARA (PEMURNIAN) dimana Seonggok Onderdil Bekas dari Baja diubah Menjadi Sesuatu yang Berguna Bagi Masyarakat untuk Menunjukkan Waktu.
Proses Peleburan ini Tentu dengan Suhu diatas 3500 Derajat Celcius, Ditempa, Dipukul, Dikikir, Direndam, kemudian Dipotong potong, Dipanaskan lagi Direndam, Diamplas, dan Sebagainya.
Demikian juga Manusia oleh Hyang Maha Kuasa dapat diubah menjadi Anggota Masyarakat yang Berbudi Luhur, Berdaya dan Berhasil Guna, Berbahagia, Berdisiplin Tinggi dengan Menanamkan Pikiran yang Baik, Perasaan yang Baik, Perbuatan yang Baik dan Emosi yang Baik dalam Dirinya.
Proses Peleburan pada Manusia dalam Bentuk Sakit, Penyakit, Penderitaan, Masalah, Pengendalian diri, Perjalanan Rohani, dan Sebagainya.
Jadi Bahan Sebaik Apapun Kualitasnya kalau tidak Diproses Menjadi Bentuk Lain akan Menjadi Sesuatu yang Tidak Berguna.
Mereka yang Telah Berubah atau yang Telah Mencapai KEMURNIAN Secara Spontan atau dengan Penuh KESADARAN Menyibukkan Dirinya dalam Tugas tugas Memajukan KESEJAHTERAAN Umat Manusia.
MEREKA Siap Sedia Menjadi Pengemban Cita cita Persaudaraan Umat Manusia dengan Alam Semesta sebagai Ibunya dan Hyang Maha Kuasa sebagai Ayahnya.
Senin, 1 Agustus 2016
PONDOK KEHENINGAN
(c) Ki Belog Ngodog

Tidak ada komentar:

Posting Komentar