7 (TUJUH) TAHAPAN TUJUAN KELAHIRAN MANUSIA
1)
Kelahiran yang Paling Bahagia adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang
terlepas dari Dosa/ karma buruk/ kegelapan menuju pada kehidupan yang
lebih baik dengan Idep (pikiran) sebagai penyempurnanya (Danawa - Manawa
/ Kebebasan dari Mahluk Berkarakter Raksasa (Danawa) menjadi Manawa
(Manusia atau mahluk berpikir).
2) Kelahiran yang Paling Mulia adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang Diberkati dengan Kemurahan dan Kerendahan Hati.
Hanya dengan Senantiasa Berpikir, Berbicara dan Bertindak yang Baik
Kelahiran Manusia Menjadi Bernilai dan Berharga. (Implementasi dari Tri
Karana Sudhi).
3) Kelahiran
yang Penuh Berkat adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang Penuh Welas
Asih dengan Pelayanan dan Tanpa Pamerih dan Penuh Penyerahan Diri Hanya
Kepada Sang Pencipta. (Manava Seva is Madava Seva/ Melayani Manusia
adalah Melayani Tuhan).
4) Kelahiran yang Paling Berhakekat
adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang Menempatkan Kehormatan Keluarga
atau Leluhur dengan Prilaku Baik dan Berpekerti Luhur. (Suputra Kula
Dhipaka).
5) Kelahiran yang Paling Bermanfaat adalah Kelahiran
Sebagai Manusia yang Memberikan Nikmat atas Karunia Hyang Kuasa kepada
Sesama Manusia dan Sesama CiptaanNya di Alam Semesta (Tri Hitta Karana)
6) Kelahiran yang Paling Nikmat adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang
Berprilaku Manusia dan Berwatak Dewata (ILAHI) yang mampu menjalin
komunikasi (kontemplasi) antara dirinya dengan sesama manusia, dirinya
dengan alam semesta, dan antara dirinya dengan Sang Pencipta (Manawa -
Madawa/ Manusia yang Berkarakter Dewata).
7) Kelahiran yang
Paling Utama adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang mengemban Tugas
Dewata (Ilahi) di Alam Semesta. Kelahiran yang satu ini merupakan
kelahiran yang paling utama karena hanya Atma / Jiwa yang paling mulia
yang dipilih Hyang Kuasa untuk mengemban Tugas Ini. Untuk menjadi Atma/
Jiwa yang Mulia ini (Mahatmanam), harus melewati berbagai kelahiran dan
dinyatakan bebas dari belenggu rantai kelahiran dan kematian (samsara).
Kelahiran yang seperti ini yang membuat Manusia (mahatmanam) terbebas
dari segala dosa (Manunggaling Kaula lan Gusti/ Bersatu dengan Brahman/
Moksha).
PONDOK KEHENINGAN
0303 2017
Ki Dukuh Belog
Tidak ada komentar:
Posting Komentar