Minggu, 05 Maret 2017

7 (Tujuh) Tahapan Tujuan Kelahiran (089)

7 (TUJUH) TAHAPAN TUJUAN KELAHIRAN MANUSIA

1) Kelahiran yang Paling Bahagia adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang terlepas dari Dosa/ karma buruk/ kegelapan menuju pada kehidupan yang lebih baik dengan Idep (pikiran) sebagai penyempurnanya (Danawa - Manawa / Kebebasan dari Mahluk Berkarakter Raksasa (Danawa) menjadi Manawa (Manusia atau mahluk berpikir).

2) Kelahiran yang Paling Mulia adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang Diberkati dengan Kemurahan dan Kerendahan Hati. Hanya dengan Senantiasa Berpikir, Berbicara dan Bertindak yang Baik Kelahiran Manusia Menjadi Bernilai dan Berharga. (Implementasi dari Tri Karana Sudhi).

3) Kelahiran yang Penuh Berkat adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang Penuh Welas Asih dengan Pelayanan dan Tanpa Pamerih dan Penuh Penyerahan Diri Hanya Kepada Sang Pencipta. (Manava Seva is Madava Seva/ Melayani Manusia adalah Melayani Tuhan).

4) Kelahiran yang Paling Berhakekat adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang Menempatkan Kehormatan Keluarga atau Leluhur dengan Prilaku Baik dan Berpekerti Luhur. (Suputra Kula Dhipaka).

5) Kelahiran yang Paling Bermanfaat adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang Memberikan Nikmat atas Karunia Hyang Kuasa kepada Sesama Manusia dan Sesama CiptaanNya di Alam Semesta (Tri Hitta Karana)

6) Kelahiran yang Paling Nikmat adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang Berprilaku Manusia dan Berwatak Dewata (ILAHI) yang mampu menjalin komunikasi (kontemplasi) antara dirinya dengan sesama manusia, dirinya dengan alam semesta, dan antara dirinya dengan Sang Pencipta (Manawa - Madawa/ Manusia yang Berkarakter Dewata).

7) Kelahiran yang Paling Utama adalah Kelahiran Sebagai Manusia yang mengemban Tugas Dewata (Ilahi) di Alam Semesta. Kelahiran yang satu ini merupakan kelahiran yang paling utama karena hanya Atma / Jiwa yang paling mulia yang dipilih Hyang Kuasa untuk mengemban Tugas Ini. Untuk menjadi Atma/ Jiwa yang Mulia ini (Mahatmanam), harus melewati berbagai kelahiran dan dinyatakan bebas dari belenggu rantai kelahiran dan kematian (samsara). Kelahiran yang seperti ini yang membuat Manusia (mahatmanam) terbebas dari segala dosa (Manunggaling Kaula lan Gusti/ Bersatu dengan Brahman/ Moksha).

PONDOK KEHENINGAN
0303 2017
Ki Dukuh Belog

Tidak ada komentar:

Posting Komentar